Selasa, 10 November 2009
Sk dan Kd
Kd.2.1 Menjelaskan secara lisan uraian topic tertentu dari hasil membaca(artikel/buku)
Kd.2.2 Menjelaskan hasil wawancara tentang tanggapan narasumber terhadap topic tertentu
Sk.3 Memahami ragam wacana tulis dengan membaca intensif dan membaca nyaring
Kd.3.1 Menemukan perbedaan paragraph induktif dan deduktifmelalui kegiatan membaca intensif
Kd.3.2 Membaca berita dengan intonasi, lafal, dan sikap membaca yang baik
Kd.2.1
Tujuan pembelajaran
Langkah-langkah menyampaikan isi artikel
• Mendata pokok-pokok yang diperoleh dari hasil membaca
• Menyampaikan secara lisan isi bacaan disertai dengan pendapat pribadi
• Mengungkapkan hal-hal menarik dari artikel
Mendata pokok-pokok yang diperoleh dari hasil membaca
• Misalnya, dengan menyusun pertanyaan berkaitan dengan isi artikel
Menyampaikan secara lisan isi bacaan disertai dengan pendapat pribadi
• Membaca secara intensif dengan penuh konsentrasi
• Membuat pertanyaan yang berkaitan dengan isi bacaan
• Mencatat pokok-pokok isi bacaan tersebut
• Menyampaikan secara lisan isi bacaan tersebut dengan jelas dan tepat
• Mengemukakan pendapat pribadi berkaitan dengan isi bacaan
Mengungkapkan hal-hal menarik dari artikel
• Anda dapat mengemukakan hal-hal yang menarik yang ada dalam artikel
Kd.2.2
Tujuan pembelajaran
a. Menjelaskan hasil wawancara tentang tanggapan beberapa narasumber terhadap topic tertentu
b. Memberikan tanggapan terhadap hal yang dikemukakan narasumber
Langkah-langkah dalam melakukan kegiatan berwawancara
A. Menetapkan topic, tujuan, dan orang yang akan diwawancarai
B. Mempersiapkan daftar pertanyaan dan pertanyaan lanjutan
C. Melakukan wawancara dengan narasumber
Menjelaskan hasil wawancara kepada orang lain
• Langka-langkah dalam menjelaskan hasil wawancara :
1. sampaikanlah pokok-pokok isinya saja
2. gunakan bahasa yang baik dan mudah dimengerti
3. kutiplah pernyataan narasumber untuk mendukung hasil rangkuman anda
4. bersikap objektif terhadap tanggapan yang telah disampaikan narasumber
Menyampaikan Hasil Wawancara dengan Kalimat Efektif
Kalimat efektif adalah kalimat yang secara tepat mewakili pikiran penulisnya dan mengemukakan pemahaman yang sama tepatnya antara pikiran pembaca dengan yang dipikirkan penulisnya
Kd.3.1
Tujuan pembelajaran
a. Menentukan kalimat utama yang mengandung gagasan utama dalam paragraph
b. Menentukan kalimat penjelas yang mendukung gagasan utama
c. Menjelaskan perbedaan antara paragraph yang berpola deduktif dengan paragraph yang berpola induktif
Ciri-ciri teks berpola deduktif
1. Letak kalimat utama di awal paragraph
2. Di awali dengan pernyataan umum disusul dengan uraian atau penjelasan khusus
3. Di akhiri dengan penjelasan
Ciri-ciri teks berpola induktif
1. Letak kalimat utama di akhir paragraph
2. Di awali dengan uraian/penjelasan bersifat khusus dan di akhirin dengan pernyataan umum
3. Paragraph induktif di akhiri dengan kesimpulan
Penalaran deduktif
Proses penalaran yang bertolak dari peristiwa-peristiwa yang sifatnya umum menuju pernyataan khusus.
Penalaran induktif
Proses penalaran yang bertolak dari peristiwa-peristiwa yang sifatnya khusus menuju pernyataan umum.
unsur-unsur dalam menentukan paragraf pola khusus-umum dan umum-khusus
• Setiap paragraf memiliki gagasan utama dan beberapa gagasan penjelas
• Gagasan utam merupakan pokok pikiran yang menjadikan dasar uraian dalam paragraf
• Gagasan penjelas merupakan uraian untuk memperkuat gagasan utama
• Dilihat dari letaknya, gagasan utama terletak di awal paragraf atau di akhir paragraf
• Gagasan utama terletak di awal paragraf disebut deduktif atau umum ke khusus
Gagasan utama terletak di akhir paragraf disebut paragraf induktif atau paragraf khusus ke umum
Jenis Hubungan Kausal pada Paragraf Induktif
(1). Hubungan sebab-akibat.
(2). Hubungan akibat-sebab.
(3). Hubungan sebab-akibat1-akibat2
(1). Hubungan sebab-akibat.
Dimulai dengan mengemukakan fakta yang menjadi sebab dan sampai kepada kesimpulan yang menjadi akibat. Pada pola sebab ke akibat sebagai gagasan pokok adalah akibat, sedangkan sebab merupakan gagasan penjelas
• Contoh:
Anak-anak berumur 7 tahun mulai memasuki usia sekolah. Mereka mulai mengembangkan interaksi social dilingkungan tempatnya menimba ilmu. Mereka bergaul dengan teman-teman yang berasal dari latar belakang yang berbeda. Dengan demikian, berbagai karakter anak mulai terlihat karena proses sosialisasi itu.
• Gagasan pokok: Dengan demikian, berbagai karakter anak mulai terlihat karena proses sosialisasi itu.
Gagasan penjelas:
a. Anak-anak berumur 7 tahun mulai memasuki usia sekolah.
b. Mereka mulai mengembangkan interaksi social di lingkungan tempatnya menimba ilmu.
c. Mereka bergaul dengan teman-teman yang berasal dari latar belakang berbeda.
(2). Hubungan akibat-sebab.
Dimulai dengan fakta yang menjadi akibat, kemudian dari fakta itu dianalisis untuk mencari sebabnya.
• Contoh:
Dalam bergaul anak dapat berprilaku aktif. Sebaliknya, ada pula anak yang masih malu-malu dan selalu dan mengandalkan temannya. Namun, tidak dapat di pungkiri jika ada anak yang selalu mambuat ulah. Hal ini disebabkan oleh interaksi sosial yang dilakukan anak ketika memasuki usia sekolah.
Gagasan pokok : Hal ini disebabkan oleh interaksi sosial yang dilakukan anak ketika memasuki usia sekolah.
• Gagasan penjelas :
1). Dalam bergaul anak dapat berperilaku aktif
2). Sebaliknya, ada pula anak yang masih malu-malu dan selalu mengandalkan temannya.
3). Namun, tidak dapat dipungkiri jika ada anak yang selalu membuat ulah.
(3). Hubungan sebab-akibat1-akibat2
dimulai dari suatu sebab yang dapat menimbulkan serangkaian akibat. Akibat pertama berubah menjadi sebab yang menimbulkan akibat kedua. Demikianlah seterusnya hingga timbul rangkaian beberapa akibat.
Contoh paragraf kausal :
• Mulai tanggal 2 april 1975 harga berbagai jenis minyak bumi dalam negeri naik. Minyak tanah, premium, solar, diesel, minyak pelumas, dan lain-lainnya dinaikan harganya, karena pemerintah ingin mengurangi subsidinya, dengan harapan supaya ekonomi Indonesia makin wajar. Karena harga bahan baker naik, sudah barang tentu biaya angkutanpun akan naik pula. Jika biaya angkutan naik, harga barang pasti akan ikut naik, karena biaya tambahan untuk transport harus diperhitungkan. Naiknya harga barang akan terasa berat untuk rakyat. Oleh karena itu, kenaikan harga barang dan jasa harus diimbangi dengan usaha menaikan pendapatan rakya
Kd.3.2
Tujuan Pembelajaran
a. Siswa dapat membaca naskah berita dengan memperhatikan penggunaan lafal, intonasi, kejelasan ucapan, tatapan mata, dan sikap membaca yang benar
b. Agar pembaca dengan pendegar secara bersama-sama dapat memahami pikiran dan perasaan pangarang
Membaca Naskah berita yang benar
Berita adalah uraian tentang peristiwa/fakta dan pendapat yang mengandung nilai berita dan yang sudah disajikan melalui media mesa secara periodic.
Berita adalah informasi yang mengandung nilai berita yang telah diolah sesuai dengan kaidah-kaidah yang ada pada ilmu jurnalistik dan yang sudah disajikan kepada khalayak melalui media massa periodic, baik cetak maupun elektronik.
Pembaca berita yang baik
a. Pembaca yang fasih, andal, dan cermat terhadap setiap kata, frasa, klausa/kalimat yang dibaca
b. Pembaca yang baik dituntut memiliki kecepatan membaca yang tinggi dan pandangan mata yang jauh
Syarat pembaca teks berita
1. Komunikatif, tidak terus menerus melihat teks, melainkan sesekali melihat kepada pendengar
2. Melafalkan dengan benar setiap kata dengan bahasa Indonesia yang baku
3. Membacakan teks berita tersebut dengan lafal, intonasi dan nada yang tepat
4. Meletakkan jeda atau perhentian dengan tepat
5. Bersikap wajar dan luwes
Proposal Kegiatan Pertandingan Persahabatan Sepak Bola SMA
Sepak bola merupakan olahraga yang diminati banyak 0rang, termasuk para pelajar. Bahkan, hamper setiap anak lelaki menyukai permainan sepak bola. Di berbagai tempat mudah ditemukan anak lelaki atau pria dewasa yang bermain sepak bola. Tidak harus di lapangan sepak bola sesungguhnya mereka bermain sepak bola, tetapi mereka dapat memanfaatkan tanah-tanah kosong atau lapangan sekolah. Selain itu, hampir setiap tayangan pertandingan sepak bola baik nasional maupun internasional yang ditayangkan di televise ditonton berjuta-juta orang. Itu menandakan bahwa olahraga sepak bola merupakan olahraga terfavorit.
Salah satu ciri khas olahraga sepak bola memerlukan banyak pemain. Dalam satu permainan diperlukan 22 orang pemain dari dua kelompok. Dalam waktu dua kali 45 menit para pemain berusaha untuk memasukkan bola ke gawang lawan.
Karena memerlukan banyak pemain, olahraga sepak bola sangat sesuai dijadikan sarana menggalang persahabatan. Caranya dengan mengadakan kegiatan pertandingan sepak bola. Kegiatan pertandingan ini diharapkan perkenalan, pergaulan, dan persahabatan antarpemain dalam satu kelompok bahkan antartim tergalang dengan baik.
SMA Negeri I Kota Mungkid sangat memperhatikan persahabatan yang dapat digalang melaluik kegiatan pertandingan sepak bola. Oleh karena itu, SMA N I Kota Mungkid bermaksud mengadakan pertandingan sepak bola sebagai sarana untuk menggalang persahabatan antarsiswa.
II. Dasar kegiatan
Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan :
a. Pancasila sila ke-3, “Persatuan Indonesia”
b. Program Kerja Tahunan OSIS SMA N I Kota Mungkid
c. Peringatan Hari Lahirnya PSSI ( Persatuan Sepak Bola Se-Indonesia)
III. Tujuan
Tujuan diadakannya acara ini :
a. Menjalin dan membina kerukunan antarsiswa SMA N I Kota Mungkid yang tidak berada dalam satu kelas.
b. Membentuk tim sepak bola yang andal SMA N I Kota Mungkid
IV. Bentuk kegiatan
Perlombaan sepak bola se- SMA N I Kota Mungkid.
V. Waktu dan Tempat
No Waktu Nama acara
1
2
3
4
5
6
7 06.00-07.28
07.30-08.13
08.15-08.30
09.00-12.00
12.02-12.15
12.16-17.00
17.15-Selesai Persiapan Tempat
Upacara Pembukaan
Daftar Ulang Dan mengambil
Nomor Urut
Pelaksanaan Lomba Sepak Bola
Istirahat
Pelakksanaan Lomba Sepak Bola (lanjutan)
Pulang
VI. Peserta
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh perwakilan kelas X, XI, XII yang setiap kelasnya diwakili oleh 20 orang. Dengan perincian :
Kelas X
20 orang x 8 kelas : 160 orang
Kelas XI
20 orang x 7 kelas : 140 orang
Kelas XII
20 orang x 7 kelas : 140 orang
Jumlah : 440 orang
VII. Kepanitiaan
Pelindung : Kepala Sekolah SMA N I Kota Mungkid
Penasehat : Kepala Sekolah SMA N I Kota Mungkid
Wakasekur Kesiswaan
Pembina OSIS
Penanggung Jawab : Ketua OSIS SMA N I Kota Mungkid
Wakil Ketua OSIS
Panitia Pelaksana :
Ketua Pelaksana : Deni Wibisono
Sekretaris : Deni
Bendahara : Wibisono
Seksi-seksi :
Seksi Kesekretariatan
Koordinator : Dandy
Seksi Acara
Koordinator : Nur Rohma
Anggota : Rohma
Seksi Konsumsi
Koordinator : Fitra
Anggota : Ariel
Seksi Humas
Koordinator : Hanung
Seksi Transportasi
Koordinator : M. Rifdu
Anggota : Solikhin
Seksi Perlengkapan
Koordinator : Ahmad Ardani
Anggota : Ardani
Seksi Dokumentasi
Koordinator : Ahmad M.S
Anggota : M.S
VIII. Anggaran
Anggaran untuk melakukan kegiatan pertandingan sepak bola tersaji dalam tabel berikut :
No Jenis Anggaran Rincian Jumlah (Rp)
1
2
3
4 Makanan kecil dan minuman @ Rp 5.000,00 x 440 pemain sepak bola
Makanan dan minuman @ Rp 10.000 x 500 seluruh peserta
Peralatan
Lain-lain 2.200.000
5.000.000
300.000
500.000
Jumlah anggaran 8.000.000
IX. Penutup
Demikian proposal ini kami ajukan. Kami mengharapkan dukungan, partisipasi Bapak/Ibu Guru, dan semoga proposal ini dapat disetujui.
Magelang, 17 agustus 2009
Ketua Pelaksanaan Sekretaris
SEKOLAHKU
Nalika esuk isih sepi
Kumandang ati jumangkahke sikil
Nuju papan luru ilmu
Ing pamulang-ku
Ing kana isih sepi
Dakresiki klas lan latar
Supaya resik lan asri
Sedhep dideleng mripat
Dak lakoni kanthi leganing ati
Sekolahku sung pratandha
Lan uga sasmita
Yaiki papan kanggo golek tandha
Kanggo jumangkah ing dina sesuk
Kang diantu-antu
Jalaran bakal kebak pitakonan
Sekolahku,……..
Suwe aku dheku-dheku ing ngaremu
Nyadhong eseming guru
Kang bakal medhar ngelmu
Papan kene aweh piweling
Supaya pinter nyawang kahanan
Uga bisa pitakon
Lan uga harapan
Aku ngerti sekolahku
Apa sing bisa dakwenehke ing
Sliramu……
Minangka tandha paseduluran
Ora liya…donga sing mesthi suwunke
Mring Gusti…..
Muga-muga sliranmu, tetep gelem
Nyebar ngelmu
Jumat, 06 November 2009
DERAI-DERAI CEMARA
terasa hari akan jadi malam
ada beberapa dahan di tingkap merapuh
dipukul angin yang terpendam
aku sekarang orangnya bisa tahan
sudah berapa waktu bukan kanak lagi
tapi dulu memang ada suatu bahan
yang bukan dasar perhitungan kini
hidup hanya menunda kekalahan
tambah terasing dari cinta sekolah rendah
dan tahu, ada yang tetap tidak terucapkan
sebelum pada akhirnya kita menyerah
“Allahummarzukna ya rabbi fahman-nabiyyin, wa hifzal mursliin, wa ilhamaal-malaikatil muqarabbina fii’afiyatin yaa arkhamar –raahimin.”
Senin, 02 November 2009
A. Keluarga besar Turdidae.
Murai batu (Copsychus malabaricus) adalah anggota keluarga Turdidae. Burng burung yang tergolong anggota keluarga turdidae tersebar di seluruh dunia, terutama di daerah beriklim tropis.
Turdidae terdiri dari 9 kelompok burung, sulit sekali mencari cirri khas dari kesembilan kelompok itu. Sebagian bersifat insektivor (pemakan serangga), tetapi sebahagian lagi lebih suka memakan buah buahan. Akan tetapi satu hal yang pasti adalah burung anggota keluarga turdidae terkenal mampu berkicau merdu. Sebagai contoh American robin (Turdus migratorius) dan European robin (erithacus rubecula) yang terkenal rajin berkicau.
Sebagai anggota keluarga turdidae, Murai batu lebih senang tinggal di daerah yang ditumbuhi pepohonan yang agak rimbun, tetapi tidak terlalu tinggi. Daerah itu juga harus terletak dekat sumber air seperti sungai dan danau. Sumber air itu dipakai untuk mandi dan bercengkerama pada saat musim kawin, sekaligus menjadi gudang makanan dengan berlimpahnya serangga-serangga kecil.
B. Ciri dan Ragam Murai batu.
Para penggemar burung mengenal berbagai jenis murai batu sesuai dengan daerah asalnya. Murai batu lampung misalnya, berbeda dengan murai batu yang berasal dari Medan. Perbedaannya terletak pada bentuk fisik dan intonasi suara, maupun besar kecilnya suara, berikut dipaparkan ciri umum dan khusus beragam murai batu.
1. Ciri umum.
Pada burung murai batu ekor merupakan bagian paling menonjol karena lebih panjang dari pada badan. Jumlah bulu ekor 12 helai, 4 helai diantaranya berwarna putih dan 8 ekor lainnya berwarna hitam.
Pada bagian ekor yang hitam ada 2 helai bulu terpanjang dan terletak paling atas. Dua helai lagi yang lebih pendek terletak di bawahnya. Bulu ekor yang berwarna putih tersusun rapid an terletak di bagian paling bawah, panjangnya tidak seragam.
Kepala, leher, dada bagian atas, dan paruh berwarna hitam mengkilap. Badan bagian bawah berwarna cokelat. Warna burung betina hamper sama dengan jantan, tetapi di dada bagian atas ada warna cokelat.
Panjang merai batu jantan dapat mencapai 28 cm, sedangkan burung betina dapat mencapai 22 cm. Sifat burung ini pemalu akan tetapi kicauannya sangat merdu dan bermelodi serta sangat bervariasi.
Daya tarik murai batu tampak saat burung ini berkicau, sambil menirukan berbagai suara. dengan ekornya naik turun, kepalanya yang hitam mengkilap terangguk-angguk. Posisinya waktu bertengger persis seperti orang jongkok karena kedua kakinya dilipat.
2. Murai batu Medan.
Murai batu Medan merupakan jenis murai terbaik di Indonesia. Apabila anda berjalan-jalan ke pasar burung dan mencari murai, maka sang pedagang pasti akan mempromosikan murai batu asal medan. Wajar sebab murai batu medan memamng lebih unggul daripada yang bersal dari daerah lain. Nkeunggulan terletak pada volume suara dan variasi kicauan serta bentuk badannya. Dan cirri khas murai medan terletak pada bulunya yang hitam mengkilap dan ekornya yang panjang.
3. Murai batu Lampung.
Bagi penggemar burung, murai batu lampung memang masih dibawah murai medan. Variasi kicauannya lebih sedikit dan mutu suaranya juga lebih rendah, variasi suara yang dimiliki akan diulang terus menerus dalam waktu yang sama.
4. Murai batu daerah lain.
Kemudahan transportasi juga turut berpengaruh terhadap ketenaran murai batu medan dan lampung, ini terbukti bahwa tidak semua burung murai batu medan benar berasal dari medan dan murai batu lampung benar benar asli berasal dari lampung. Daerah bengkulu, Sumatra selatan, dan riau daratan juga memiliki murai batu. Murai dari daerah tersebut juga masuk ke Jakarta melalui lampung, otomatis namanya menjadi murai batu lampung.
5. Murai batu Malaysia.
Murai batu asal Malaysia pernah dijual di pasar burung terbesar di Jakarta. Akan tetapi murai batu asal Malaysia sekarang sudah sulit dicari. Warna bulu dan bentuk badannya hamper sama dengan murai batu dari Indonesia, ekornya yang panjang mirip murai batu dari medan kemudian volume suara seperti murai asal lampung. Pedagang biasanya menjualnya dengan “merek” murai batu asal nedan.
google_protectAndRun("render_ads.js::google_render_ad", google_handleError, google_render_ad);
Burung termasuk makhluk yang mampu menyesuaikan diri meskipun sudah ada sejak jutaan tahun lalu. Ribuan burung itu diklasifikasikan berdasarkan tingkat kemajuannya, dimulai dari golonngan primitive sampai yang termaju.
Murai batu (Copsychus malabaricus) adalah anggota keluarga Turdidae. Burng burung yang tergolong anggota keluarga turdidae tersebar di seluruh dunia, terutama di daerah beriklim tropis.
Turdidae terdiri dari 9 kelompok burung, sulit sekali mencari cirri khas dari kesembilan kelompok itu. Sebagian bersifat insektivor (pemakan serangga), tetapi sebahagian lagi lebih suka memakan buah buahan. Akan tetapi satu hal yang pasti adalah burung anggota keluarga turdidae terkenal mampu berkicau merdu. Sebagai contoh American robin (Turdus migratorius) dan European robin (erithacus rubecula) yang terkenal rajin berkicau.
Sebagai anggota keluarga turdidae, Murai batu lebih senang tinggal di daerah yang ditumbuhi pepohonan yang agak rimbun, tetapi tidak terlalu tinggi. Daerah itu juga harus terletak dekat sumber air seperti sungai dan danau. Sumber air itu dipakai untuk mandi dan bercengkerama pada saat musim kawin, sekaligus menjadi gudang makanan dengan berlimpahnya serangga-serangga kecil.
B. Ciri dan Ragam Murai batu.
Para penggemar burung mengenal berbagai jenis murai batu sesuai dengan daerah asalnya. Murai batu lampung misalnya, berbeda dengan murai batu yang berasal dari Medan. Perbedaannya terletak pada bentuk fisik dan intonasi suara, maupun besar kecilnya suara, berikut dipaparkan ciri umum dan khusus beragam murai batu.
1. Ciri umum.
Pada burung murai batu ekor merupakan bagian paling menonjol karena lebih panjang dari pada badan. Jumlah bulu ekor 12 helai, 4 helai diantaranya berwarna putih dan 8 ekor lainnya berwarna hitam.
Pada bagian ekor yang hitam ada 2 helai bulu terpanjang dan terletak paling atas. Dua helai lagi yang lebih pendek terletak di bawahnya. Bulu ekor yang berwarna putih tersusun rapid an terletak di bagian paling bawah, panjangnya tidak seragam.
Kepala, leher, dada bagian atas, dan paruh berwarna hitam mengkilap. Badan bagian bawah berwarna cokelat. Warna burung betina hamper sama dengan jantan, tetapi di dada bagian atas ada warna cokelat.
Panjang merai batu jantan dapat mencapai 28 cm, sedangkan burung betina dapat mencapai 22 cm. Sifat burung ini pemalu akan tetapi kicauannya sangat merdu dan bermelodi serta sangat bervariasi.
Daya tarik murai batu tampak saat burung ini berkicau, sambil menirukan berbagai suara. dengan ekornya naik turun, kepalanya yang hitam mengkilap terangguk-angguk. Posisinya waktu bertengger persis seperti orang jongkok karena kedua kakinya dilipat.
2. Murai batu Medan.
Murai batu Medan merupakan jenis murai terbaik di Indonesia. Apabila anda berjalan-jalan ke pasar burung dan mencari murai, maka sang pedagang pasti akan mempromosikan murai batu asal medan. Wajar sebab murai batu medan memamng lebih unggul daripada yang bersal dari daerah lain. Nkeunggulan terletak pada volume suara dan variasi kicauan serta bentuk badannya. Dan cirri khas murai medan terletak pada bulunya yang hitam mengkilap dan ekornya yang panjang.
3. Murai batu Lampung.
Bagi penggemar burung, murai batu lampung memang masih dibawah murai medan. Variasi kicauannya lebih sedikit dan mutu suaranya juga lebih rendah, variasi suara yang dimiliki akan diulang terus menerus dalam waktu yang sama.
4. Murai batu daerah lain.
Kemudahan transportasi juga turut berpengaruh terhadap ketenaran murai batu medan dan lampung, ini terbukti bahwa tidak semua burung murai batu medan benar berasal dari medan dan murai batu lampung benar benar asli berasal dari lampung. Daerah bengkulu, Sumatra selatan, dan riau daratan juga memiliki murai batu. Murai dari daerah tersebut juga masuk ke Jakarta melalui lampung, otomatis namanya menjadi murai batu lampung.
5. Murai batu Malaysia.
Murai batu asal Malaysia pernah dijual di pasar burung terbesar di Jakarta. Akan tetapi murai batu asal Malaysia sekarang sudah sulit dicari. Warna bulu dan bentuk badannya hamper sama dengan murai batu dari Indonesia, ekornya yang panjang mirip murai batu dari medan kemudian volume suara seperti murai asal lampung. Pedagang biasanya menjualnya dengan “merek” murai batu asal nedan.
google_protectAndRun("render_ads.js::google_render_ad", google_handleError, google_render_ad);
Jumat, 30 Oktober 2009
Bakalan Murai Batu ?
Bakalan murai batu terdapat ada 2 jenis : Bakalan murai batu muda dari ternak dan bakalan murai batu muda dari hutan.
Bakalan Murai Batu Muda ternak adalah burung yang didapatkan dari proses hasil penangkaran, yang di rawat dari piyik, Bakalan Murai Batu Muda Hutan adalah burung hasil dari proses penangkapan di hutan. Bakalan Muda Hutan biasanya sudah beranjak agak dewasa, telah mengalami perubahan bulu dan sudah memasuki proses belajar berkicau.
Bakalan Murai Batu yang paling banyak di jumpai di pasaran adalah bakalan muda dari proses penangkaran, saat ini sangat jarang di temukan bakalan Murai Batu Muda dari Hutan. Karena sudah banyak orang menjadi breeder burung Murai Batu, mereka mengambilnya dari Induk berkualitas Terbaik / yang sudah merajai kontes lomba nasional burung berkicau dimana-mana, sedangkan bakalan hutan makin sedikit karena sering di tangkap untuk di buat menjadi burung berkicau lomba maupun untuk indukan, dan dari mereka tidak banyak mengembalikan jenis burung ini ke alamnya kembali.
Bakalan Murai Batu Muda Hutan lebih kaya dalam pengolahan vokalnya daripada bakalan muda proses penangkaran, karena bakalan ini telah belajar kicauan dari induknya langsung dan burung kicauan lainnya sehingga vokal kicauannya lebih bervariasi dan lebih terlihat alami.
Tetapi seiring dengan kemajuan pembelajaran menjadi breeder, saat ini banyak sekali di jumpai bakalan - bakalan muda dari proses penangkaran mempunyai bakalan muda yang tak kalah hebat kicauannya, breeder - breeder ini memperhatikan dengan seksama segala kebutuhan yang menunjang untuk membuat Murai Batu berkualitas Terbaik, seperti dari Indukan yang Sehat jasmani dan mental yang baik, kualitas makanannya, supplementnya, kualitas air minumnya, kebersihan kandangnya, kebersihan lingkungan sekitar kandang, sampai proses telurnya, anakan burung dari makanannya sampai dia siap untuk ikut lomba.
Bakalan Muda dari proses penangkaran mempunyai sesuatu kelebihan yaitu pada proses adaptasinya jauh lebih cepat dan proses penjinakannya lebih gampang.
Ayam kalkun
Kalkun atau ayam kalkun adalah sebutan untuk dua spesies burung berukuran besar dari ordo Galliformes genus Meleagris.
Kalkun betina lebih kecil dan warna bulu kurang berwarna-warni dibandingkan kalkun jantan. Sewaktu berada di alam bebas, kalkun mudah dikenali dari rentang sayapnya yang mencapai 1,5-1,8 meter.
Spesies kalkun asal Amerika Utara disebut M. gallopavo sedangkan kalkun asal Amerika Tengah disebut M. ocellata.
Kalkun hasil domestikasi yang diternakkan untuk diambil dagingnya berasal dari spesies M. gallopavo yang juga dikenal sebagai kalkun liar (Wild Turkey). Sedangkan spesies M. ocellata kemungkinan adalah hasil domestikasi suku Maya. Ada orang yang berpendapat kalkun yang diternakkan untuk diambil dagingnya berasal dari kalkun suku Maya. Alasannya kalkun suku Maya lebih penurut dari kalkun liar asal Amerika Utara, tapi teori ini tidak didukung bukti morfologis. Kalkun hasil domestikasi mempunyai pial (bagian bergelambir di bawah paruh) sebagai bukti bahwa kalkun negeri berasal dari kalkun liar M. gallopavo. Kalkun M. ocellata yang dipelihara orang Maya tidak memiliki pial.
Kalkun liar merupakan hewan buruan di Amerika Utara, tapi tidak seperti kalkun negeri, kalkun liar gesit dan pandai terbang.
Kalkun dalam berbagai bahasa
Ketika kalkun pertama kali ditemukan di Amerika, orang Eropa salah mengenalinya sebagai burung asal Afrika Numida meleagris yang juga dikenal sebagai "ayam turki" karena diimpor dari Eropa Tengah melalui Turki. Dalam bahasa Inggris, kalkun tetap disebut sebagai "Turkey" hingga sekarang. Kalkun termasuk genus Meleagris yang dalam bahasa Yunani berarti "unggas asal Guinea".
Nama-nama dalam berbagai bahasa dunia untuk kalkun hasil domestikasi juga mencerminkan nama negeri asal kalkun yang "eksotik" menurut orang zaman dulu. Sekaligus terlihat kebingungan orang zaman dulu tentang negara asal kalkun. Pada waktu, orang percaya lokasi benua Amerika yang baru saja ditemukan terletak di Asia Timur. Selain itu, orang zaman dulu suka menamakan binatang dengan nama-nama tempat yang jauh dan eksotis supaya bisa dijual mahal.
Kalkun merupakan ejaan bahasa Indonesia untuk bahasa Belanda "kalkoen" yang diambil dari nama kota Kalikut di India. Sedangkan Ayam Belanda merupakan sebutan bahasa Melayu untuk kalkun. Dalam bahasa Denmark dan Norwegia, kalkun juga disebut sebagai kalkun, atau kalkon (bahasa Swedia), Kalkuun (bahasa Jerman hilir), kalkkuna (bahasa Finlandia), dan kalakuna dalam bahasa Papiamento.
- Dalam bahasa Nahuatl, kalkun liar disebut guajolote (ejaan lama: xuehxolotl).
- Dalam bahasa Spanyol disebut Pavo.
- Dalam bahasa Turki disebut hindi yang artinya "asal India." Orang Perancis juga menyebutnya d'inde (kependekan dari bahasa Perancis poulet d'inde yang berarti "ayam dari India").
- Dalam bahasa Katalan disebut gall dindi (ayam India).
- Dalam Bahasa Ibrani disebut tarnegol hodu (תרנגול הודו), yang secara harafiah berarti "ayam India". Secara kebetulan, hodu (India) merupakan homonim yang juga berarti "terima kasih" (bahasa Inggris: "thanks"). Sehingga sering ada salah pengertian, "tarnegol hodu" dikira berarti "ayam untuk Thanksgiving".
- Dalam bahasa Rusia disebut indiuk (индюк), indyk dalam bahasa Polandia, atau indik (אינדיק) dalam bahasa Yiddish yang semuanya berarti India.
- Dalam bahasa Malta disebut dundjan (dibaca dondyan) yang walaupun samar-samar berarti India.
- Dalam bahasa Arab disebut deek roumi (ديك رومي) yang berarti ayam jantan Romawi atau burung Ethiopia.
- Dalam bahasa Portugis disebut peru, sama seperti nama negara Peru.
- Dalam bahasa Yunani disebut gallopoula yang berarti "burung Perancis".
- Dalam bahasa Bulgaria disebut Пуйка (puijka) atau Мисирка (misirka) yang berarti negara Mesir.
- Dalam bahasa Gaelik Skotlandia disebut cearc frangach yang berarti "Ayam Perancis".
- Dalam bahasa Italia disebut tacchino.
- Dalam bahasa Jepang disebut 七面鳥 (shichimenchō ,ayam tujuh wajah?) atau 칠면조 chilmyeonjo dalam bahasa Korea. Bagian kepala kalkun jantan yang tidak berbulu bisa berubah-ubah warna, sehingga orang menganggap wajah kalkun bisa berubah tergantung pada suasana hati.
- Dalam bahasa Tionghoa disebut (火鸡) huoji karena kepalanya yang merah seperti warna api.
Reproduksi aseksual
Kalkun diketahui mempunyai kemampuan unik dalam melakukan reproduksi aseksual. Walaupun tidak ada kalkun pejantan, kalkun betina bisa menghasilkan telur yang fertil. Anak kalkun yang dihasilkan sering sakit-sakitan dan hampir selalu jantan. Perilaku ini bisa mengganggu proses inkubasi telur di peternakan kalkun.